Senin, 03 September 2018

03 FF My Vacation

Annyeong Admin Rosa bawa FF nih….
Dari hasil menghayal bebas yang tak terlupakan yaitu GAJE.COM

Author : Rosa shineegirl musisi a.k.a. kepala suku
Cast :
-          Lee Taemin a.k.a. Taemin
-          Park Soo Mi a.k.a. Soo Mi
-          Lee Jinki a.k.a. Onew
-          Choi Minho a.k.a. Minho
-          Kim Kibum a.k.a. Key
-          Kim Jonghyun a.k.a. Jonghyun

Tittle : My vacation
Genre : Comedy Romantic

At Air port ;
Author POV

“SEOUL….. AH, AKU TIDAK PERCAYA INI.” Teriak Soo Mi, siswa SMA yang rela bekerja siang malam untuk bisa terbang ke Korea tepatnya menghabiskan liburannya selama sebulan. Semua orang memperhatikan tingkahnya, apalagi dia berbahasa inggris (turis kesasar hahahha)….
“Aku harus cepat-cepat mencari penginapan kalau begini, jangan sampe tidur di Bandara hahaha” Dia berjalan menuju pintu keluar tapi malangnya ada pemeriksaan identitas, pasport dan Visa.
“aduh, gimana nih sialll…. Aku kan hanya anak umur 16 tahun, mana punya yang gituan *nih orang berangkat keluar negri tapi gag modal yang gituan* hmmm, aaahhh…. Aku tidak punya ide.” Kata Soo Mi dengan wajah lesu, karena kalau dia ketahuan tidak mempunyai kartu identitas, pasport, dan visa pasti dia akan dibawa ke kantor Polisi. Dan pastinya masuk koran, dengan berita “ditemukan turis yang tidak memiliki identitas, dan masih dibawah umur, harap orang tua hati-hati” (kok kayak berita orang hilang ya?) Tiba-tiba pandangan Soo Mi tertuju pada ke-lima namja yang tak asing adalah SHINee. Mereka satu rombongan, dengan sigap otak liciknya berjalan. Begini rencananya, aku mengikuti rombongan mereka dengan cara berdiri disamping namja yang botak sebelah kepalanya itu (diseret Lockets buang ke Nusa Kambangan hahaha), dengan itu aku pasti diapid dengan si jangkung itu(dilempari batu koral ma flamers), kan tidak mungkin mereka menangkapku hahahahahhaha,,,,,
“Let’s go”. Kata Soo mi lalu memasuki rombongan SHINee dengan berkata excuse me, excuse me… (alah kayak kebelet ke toilet aja). Key yang melihat itu langsung comat-camit sendiri seperti mbah dukun (bayangin Key dandan ala Daddy Cobuzer nah salah udah nama pesulap).
“yes berhasil !!!” Kata Soo Mi keluar tanpa terkena pemeriksaan sambil loncat-loncat kegirangan. Tapi, karena masih berada dirombongan Shinee, Soo Mi langsung cengengesan apa lagi waktu liat Taemin yang cute dan manly itu (hahahah biar taemin gag nanya para hyungnya lagi) gimana nda cengengesan, kalau taemin melihatnya dengan tatapan aneh gitu.
Keluar dari Airport, Soo Mi yang tidak mau kehilangan kesempatan langsung beride licik agar bisa tau dimana dorm shinee. Dia terus mengikuti rombongan shinee, sampai akhirnya di tegur sama key.
“Ya, kau yeoja baboya, kenapa mengikuti kami terus? Kau siapa?” Tanya Key dan sukses membuat semua member sadar kalau mereka diikuti seorang yeoja. Soo Mi yang kaget langsung celingak-celinguk karena key begitu cepat berbicaranya apa lagi dia menggunakan bahasa Korea. Soo Mi langsung geleng-geleng dan bilang kalau dia tidak bisa berbahasa Korea.
“Ya, kau kenapa terus mengikuti kami?” key mengulangi pertanyaan dengan menggunakan bahasa Inggris. Tapi karena jjong yang sangat terobsesi selalu ingin mempratekkan bahasa Inggrisnya, langsung nyosor dan bilang ,
“Hai… Namaku Jonghyun, Kim Jonghyun. Kau darimana? Apa kau punya tempat tinggal? Jika tidak kau bisa tinggal di Dorm kami untuk sementara waktu ini?” Tawarnya dengan tatapan bling-bling *tunggu-tunggu, bling itu bukannya suaranya ya? Kok jadi matanya? Heheheh*
“Ini emas, tidak akan kulewatkan.” Kataku dalam hati, dan mengangguk pelan agar tidak terlihat bernafsu. *hahhaha yadong*…
“Ya, kau jangan seenaknya saja, dia itu yeoja baboya yang kesasar dan mengikuti kita bla bla bla bla bla….” Key cerewetnya minta ampun ogah deh punya pacar kayak key *dilempar gembok besi ma lockets*.  Tapi tak digubris oleh yang lainnya kecuali taemin, karena Soo Mi sudah digandeng Jjong dan diikuti Onew dan Minho.
“Udahlah umma, kapan lagi kita punya tamu seorang turis, yeoja cantik seperti dia. Aku merasakan aku jatuh cinta pada model syal hijau yang dipakainya itu *ya ampun taemin*…

Diperjalanan ke Dorm
Soo Mi POV
“Aish, Key itu kenapa sangat cerewet, alm. Umma ku saja tidak secerewet dia. Bisa-bisa key mengalahi kecerewetan ummanya. Tapi liburan ini sangat berarti besar, ha’ah shinee, ugh… *kehabisan kata-kata*”.  Kataku dalam hati dan lamunanku.
“Hei nama mu siapa?” Tanya Taemin dengan senyum evil (bukan-bukan itu punya si kyuhyun).
“ya, kalian ini, membawa seorang yeoja babo tanpa mengetahui namanya, bagaimana kalau dia itu pencuri?” Kata Key sinis.
“Namaku Soo mi, Park Soo Mi. jangan katakan aku yeoja babo, aku tau artinya.” Kataku jengkel pada key, mengapa namja ini sungguh menyebalkan, ingin kucincang saja dia. *sebelum loe cincang key, udah di cincang lockets loe*.
“aku sangat senang, karena dorm kita kedatangan yeoja turis sepertimu, dan aku putuskan demi kepentingan bersama, jangan menggunakan bahasa KOREA.” Kata Onew dan tangan dikepalkan (kayak lagi kampanye gitulah hahaha).
“Aku Taemin, Lee Taemin. Senang bisa bertemu denganmu. Umurmu berapa?” Tanyanya ramah dan membuatku tersihir.
“aku masih 16 tahun. Senang.” Belum selesai aku berbicara key sudah memotong lagi.
“kau pasti senang bertemu dengan kami. Dasar anak kecil.” Potong key.
“aku tau kau tidak suka denganku, lagian jjong yang mengajakku. Dan yang lain setuju, kalau begini lebih baik aku berhenti disini saja. STOP.” Kataku pada driver. Aku pun membawa keluar koperku, lalu pergi meninggalkan mereka.

KEY POV ;

“Apa aku segitu kasarnya?” tanya ku pada yang lain.
“kau kenapa hyung? Aku tau kau trauma dengan perempuan karena Nichole menolakmu dan lebih menerima Jo Kwon, tapi kau jangan begitu dengannya. Dia orang baru, dia pasti tidak tahu jalan disini.” Kata Taemin marah.
“mengapa kau semarah itu padaku? Dia hanya turis kesasar.” Kata key.
“aku mau turun.” Kata Minho lalu turun dipinggir jalan.
“Ya kau.” Teriak key.
“kalian sangat ribut, aku sangat kasihan melihat yeoja itu. Apa tidak ada rasa kasihan di hati kalian?” kata minho dan langsung pergi menyusul Soo Mi.
“aku juga mau membantunya.” Kata Jjong dan Onew bersamaan.
“Aku juga.” Kata Taemin.
Soo Mi POV
“Hish, kenapa manusia cerewet itu merusak semua rencanaku, sekarang aku tidak tau harus pergi kemana. Menyebalkan…., Tuhan jangan sampai aku jadi gelandangan di sini.” Kataku masih berdiri ditempat aku turun sambil melihat kelangit. Tiba-tiba *jiah hahahha* kkrrroookkkk…. “hmm, apa itu suara perutku?” Tanyaku sendiri, dan akhirnya memang suara perutku.
“aku lapar,,,” kataku dengan tampang sedih. (duh kasian hahahaha). Kalau aku jalan kesebelah kiri, sama saja aku mengikuti mereka. Kalau aku kesebelah kanan, pasti aku tersasar.
“Soo Mi-ah.” Terdengar suara panggilan dari arah kiri. Aku pun langsung menghadap kekiri, dan betapa terkejutnya aku ketika aku melihat minho sedang berlari kearahku, angin berhambur kencang meniup rambutku *bayangin film India ya readers heheheh* aku tersenyum senang dan berkata.
“Minho oppa (oppanya jangan nyaring-nyaring kan blum dapat ijin dari minho). Kenapa oppa?” tanyaku dengan tampang so imut dan nyaris ingin membuatku muntah.
“aku berlari bgitu jauh, kau hanya mengatakan kenapa?” Kata Minho dengan nada agak kesal.
“mianhae, oppa sungguh berkeringat, oppa pasti lelah.” Kataku Gaje.
“kau kenapa? Kenapa tiba-tiba berubah menjadi so imut begitu?” Tanya Minho oppa beruntun.
Ah babo, malunya, “hmm, aku harus pergi mencari penginapan, hehehehe, jadi aku agak stress”. Alasan apa itu (authornya aja gaje apa lagi Ffnya).
“ikutlah dengan kami.” Terdengar suara dari belakang, wah ngos-ngosan. “tinggallah ditempat kami, kalau ada yang menanyai sesuatu, aku akan bilang bahwa kau adalah saudara jauh nan amat jauh sehingga tak ada yang curiga.” Kata Onew dengan nafas terengah-engah.
“aku mau saja *siapa yang gag mau coba?* tapi bagaimana dengan sibotak setengah itu? *ditonjok lockets*.” Tanyaku dengan tampang sesedih mungkin.
“4 lawan 1 dia pasti kalah.” Kata Jjong dengan lantang dan jelas.
“SSSSSSSHHHHHIIIINNNNNEEEEEEEE” Teriak seorang yeoja yang sukses membuat semua orang berpaling dan mulai berlarian kearah mereka.
“KABUR…..” Teriak Taemin terus berlari.
“kita kemana?” Tanyaku bingung, aku ingin berhenti lelah rasanya berlari seperti ini. Koperku berada dipunggung minho, jjong membawa tasku, sedangkan taemin memegang tanganku, perasaan apa ini (readers, dengar lagu heartbeat 2pm ya). Onew berlari menunjukkan jalan potong agar bisa cepat sampai ke dorm. Tidak lama kami sudah sampai didepan dorm, malah kami berpas-pasan dengan sicerewet key.
“kalian kenapa? Pasti ketahuan fans, matilah kita. Ini pasti gara-gara si babo ini kan bla bla bla bla bla ….” Omel key dengan bahasa korea, aku pusing, ingin muntah karena otakku terasa penuh dengan omelan key yang tak kumengerti. Mataku mulai berkunang-kunang, semuanya terasa ringan hanya suaralah yang kini terdengar.

Taemin POV
Aku memegang tangannya, tangannya dingin. Apa dia hantu? Hash, jangan berpikir itu, masa aku sedang menggandeng seekor hantu (tunggu seekor???)… sudah sampai tapi apa yang kami dapat. Key kembali mengomel, umma kami itu apa tidak ada kerjaan lain selain mengomel. Menyebalkan. Tapi, kenapa Soo Mi semakin berat? Genggaman tangannya juga semakin berat, kami berdua berada di belakan onew, minho dan jjong, semakin lama semakin mendekat denganku, aku melihat wajah sangat pucat, bahkan seperti hantu….
“aaahhhh haannntuuuu.” Teriakku dan sukses membuat semua melihat kearahnya, apa lagi Minho yang sangat terobsesi pengen liat hantu langsung  bertanya dimana dimana.
“soo mi-ah, soo mi-ah jangan mati dulu, aku belum puas menceramahimu.” Kata Key sambil menampar Soo Mi dengan keras, dan sukses saja aku marah.
“Jangan memukulnya seperti itu.” Kataku sambil menahan tangan key, lalu menggendong Soo Mi (ah pengen).
“Sial, padahal aku lagi sedang ingin mengomel.” Kata key.
“kau boleh mengomel tapi tidak seperti itu juga. Nichole mungkin menolakmu karena sikapmu itu.” Kata jjong sinis.
“ya kau ini bakat alami namanya, bukan sikap buatan.” Kata key lagi jengkel… “alami??? Bakat kali alami!!)
“sepertinya dia belum makan?” kata Minho hyung yang bisa dibilang wajahnya yang mencurigakan, apa dia menyukainya.
“mungkin, akan kubuatkan bubur untuknya.” Kataku lalu berjalan menuju dapur dan mencoba menghilangkan tatapan mata minho hyung ke Soo Mi.

4 jam kemudian,
“dia belum bangun.” Aku terus mengawasinya di sofa, aku tidur lantai hanya untuk menemaninya. Tapi wajahnya ini sepertinya tidak asing. Apa aku pernah bertemu dengannya, hmm….

Flash back
At Indonesia (my country)
Soo Neul POV
Shinee concer sudah selesai, pasti mereka sekarang sudah kembali, suara teriakan sungguh riuh.
“semua wanita terutama remaja berteriak-teriak di luar hotel, aku Cuma pelayan hotel lagian tidak mungkin aku bisa bertemu dengan mereka, tapi knapa tidak?? Aku bawa saja minuman dan mengetuk kamar mereka hahhahahhaha”. Kataku langsung dengan seribu langkah mengambil jus berjumlah 5.
BBRRUUUKKKK…. “aduh gawat.” Minuman tumpah, namja didepanku tampak kesal. Aku memandangnya ternyata key, matilah aku. Aku meliat semua mereka hanya taemin, onew, dan minho saja yang bermuka bersahabat. Sedangkan jjong dan key sangat garang. Key meliatku tajam, aku buru minta maaf, bahkan jurus air mata buayaku kukeluarkan. Tapi karena key terlalu marah ditambah tatapan jjong yang sangat menakutkan aku pun luluh, key menyuruhku masuk kekamar hotel. Tanpa basa-basi aku diomelinnya habis-habisan dan sukses menjadi tontonan member shinee. Aku hanya pasrah, ya paling tidak aku meliat mereka (hahahahahaha)….

Flash back end.

Taemin POV,
“pantas saja Key mengomelinya terus ternyata dia wanita pelayan hotel itu. Tapi apa mungkin dia bisa kesini. Dia sangat bekerja keras, dia sangat cantik, bahkan saat tidur dengan wajah yang pucat dia masih sangat cantik. Apa aku jatuh cinta, tapi minho??? Sungguh hyung yang sangat mencurigakan.” Kataku dalam hati.
“lebih baik aku tidur, aku tidak mau kesiangan besok. Aku ingin melihatnya bangun dan aku harus aku yang pertama kali melihatnya.” Kata Taemin langsung kembali tidur dilantai. (ha’ah keren)…

At DORM .
Soo Neul POV
 “Harum, aku lapar.” Aku pun langsung terbangun, kepalaku pusing, aku tidak tahu ini dimana. Aku pun bermalas-malasan lalu langsung berdiri tanpa melihat seorang namja dibawah ku, kontras saja aku terjatuh, (tungguh, kontras ato kontan sih??) BBRRUUKK, aku terjatuh dilantai, hanya badanku saja yang menimpa taemin, tapi kepala sukses meluncur dan mendarat mulus dilantai. Aku pun meringis, Taemin yang terbangun reflek langsung kaget.
“Kau tidak apa-apa?” Tanya Taemin dan membantuku duduk.
“Ya apa yang terjadi?” Key muncul dengan tatapan dingin dengan suara agag membentak.
“pasti di omelin lagi nih?” kataku dalam hati lalu menunduk pelan.
“Hyung, kenapa kau membentak seperti itu? Hyung tidak sadar apa kalau hyung membuatnya takut.” Kata Taemin sambil berusaha berdiri.
“kau menyukainya bukan??” Tanya key dan sukses membuat Taemin terdiam.
“tidak, aku tidak menyukainya.” Bela taemin yang membuat hatiku ya terasa sakit dan patah patah *loe kira anisa bahar*.
“kalian pagi-pagi sudah ribut, aku akan pergi sekarang, terimakasih atas tumpangannya.” Kataku dan langsung mengambil koperku, lalu berterimakasih pada Onew, Minho, dan Jjong.

At Jalan Raya :

Author POV
“Key itu sangat menyebalkan, kenapa dia tidak bisa memaafkanku.” Omel Soo Mi lalu dia merasa risih karena mulai diperhatikan oleh banyak orang. Semua orang melihatnya dengan tatapan sadis. Dia melihat sebuah toko makanan, dia sangat lapar, tapi baru saja dia ingin masuk ke dalam toko makanan itu, datang segerombolan wanita lalu menyekapnya dan membawanya kerumah kosong diujung jalan dorm shinee.
“Ya kau, apa benar kau berpacaran dengan Taemin???” Tanya Seorang wanita yang sebenarnya cantik tapi karena gayanya yang seperti preman itu malah membuatnya terlihat sedikit buruk.
“Dia pasti mempunyai hubungan khusus dengan Taemin, dicium dari aroma tubuhnya juga, ia memakai parfum yang sama dengan Taemin.” Kata seorang wanita yang terlihat pendek.
“bitch, kenapa kau merebut Taemin kami,hah?” bentak si cewek preman.
“aku tidak merebutnya, aku juga bukan pacarnya.” Kataku Soo Mi membela dirinya.
“kau tidak lihat berita hari ini?” Kata seorang yeoja yang paling tinggi diantara yang lainnya.
“Berita apa?” Kata Soo Mi bingung, dengan sigap si yeoja jangkung memperlihatkan gambar Taemin menggandeng Soo Mi semalam, lalu melemparkan Koran tersebut kewajah Soo Mi.
“Itu kau kan, Taemin menggandengmu. Habisi Dia, jangan sampai ada jejak.” Kata Yeoja preman…
Sebuah tendangan keras mengenai kaki Soo Mi, Pukulan demi pukulan dilayangkan. Sampai Soo Mi tak sadarkan diri, tapi dibelakang semua itu ada seorang yeoja yang diam-diam mengintip. Karena tau yeoja yang diserang itu adalah yeoja yang bersama taemin di Koran, akhirnya dia berlari ke dorm SHINee.

At Dorm,
Taemin POV :

“Inikan handphonenya Soo Mi.” Kataku lalu membuka dan melihat-lihat isi galeri foto yang ternyata banyak berisi foto-foto kami. Ternyata dia seorang shawol, tapi tak apalah, toh dia juga cantik dan sangat nyaman berada didekatnya.
“Taemin,liat akibat ulahmu, Koran hari ini kok jadi berita utama dengan yeoja babo itu. Sekarang apa yang akan kau lakukan?” Kata Key yang memberikan Koran tersebut pada Taemin dengan kasar.
Aku membaca Koran tersebut dengan saksama, ternyata mereka mengira Soo Mi atau wanita yang tak dikenal itu adalah pacar Taemin. Hatiku sangat senang, mana mungkin aku menolak kalau dia dikatakan adalah sebagai yeojachinguku.
“Kenapa kau melamun, hah?” Tanya key yang ingin menjitak taemin tapi tidak jadi karena suara gedoran pintu yang sangat kencang.
DOR DOR DOR DOR DOR … *hmm, itu suara pistol bukan pintu hehehe*
“Nuguseyo?” Kata Jjong lari terbirit-birit.
“kalau kau tidak mau membuka pintunya, lebih baik kau keujung jalan dirumah kosong, wanita yang bersama taemin di Koran itu sekarang sedang dipukuli sama fanatic fans kalian.
“Mwo??” Jjong langsung membuka pintu lalu berteriak memanggil minho. “MINHO, Ikut aku sekarang.” Teriak Jjong dan Minho pun langsung secepat kilat membuntuti jjong dengan berlari keujung jalan yang sepi tepatnya ke arah rumah kosong itu.

At Rumah kosong ;
Minho POV
“ASTAGA, APA YANG KALIAN LAKUKAN??” Bentak Minho kepada 3 yeoja yang menghajar Soo Mi hingga wajahnya berlumuran darah.
“kabur.” Kata si cewek preman karena tidak mungkin dikejar oleh jjong dan minho karena keadaan Soo Mi yang babak belur.
“bawa ke dorm.” Kata jjong menyuruh Minho untuk menggendongnya.
“kenapa tidak kau saja?” Tanya minho.
“ya mana mungkin, kalau se kyung melihatku menggendongnya pasti akan cemburu.
“ya, hyung babo, disaat genting seperti ini malah se kyung noona akan tambah menyukaimu”. Kata Minho lalu mengangkat Soo Mi dan segera berlari menuju dorm.
“benarkah??” Tanya jjong bingung.

At dorm,
Minho POV
“aku takut dia mati, bagaimana dengan taemin kalau dia mati?” Tanya minho dalam hati dengan wajah panic, (Taeminers jawab , bodoh amat siapa dia?? Hahhahaha).
“hyung, dia kenapa??” Tanya taemin kaget lalu membantuku menggendongnya ke sofa.
“dia dipukuli fansmu, mana key?” Tanyaku lalu berlalu mencari kotak obat.
“astaga, apa yang terjadi?” Tanya onew hyung dengan tampang lebay  \(*o*)/.
“dia dipukuli. Key cepat kemari.” Teriak Taemin yang terus memanggil key.
“ada apa?” Tanya key tanpa melihat soo mi.
“Ini kotak obatnya, key tolong obati dia.” Pintaku memelas pada key.
“apa urusanku? kalian yang membawanya sehingga dia seperti ini” kata key nyolot.
“Hyung tolong obati dia.” Pinta taemin dan key pun merasa tidak tega melihat dongsaengnya itu.
“baiklah, minggir.” Kata key dan semuanya pun menjauh. (key bisa mengobati luka parah?? Ddaebak).
“Minho, aku sudah menelpon se kyung, katanya dia tidak cemburu, tapi sepertinya aku sudah terlambat.” Kata jjong lemas, dan dengan percaya dirinya dia mengatakan hal itu.
“lukanya tidak terlalu parah, hanya terlalu banyak pukulan sehingga wajahnya lebam.” Kata key mencoba serius, lalu mengomel.
“itu gara-gara kalian, harusnya kalian tidak usah membawanya kesini, kalau kalian tidak membawanya kesini pasti tidak akan terjadi kejadian seperti ini, kalian harus berterimakasih pada ku, karena baru saja pihak SM menelpon, dan aku bilang kalau dia adalah adik perempuan yang sedang berlibur. Aku benci wanita, seharusnya aku bilang saja dia itu fans yang blablablalbalablabla …..” omel key sampai para member harus meminta maaf kepadanya agar dia berhenti mengomel, tapi setelah meminta maaf dia malah melanjutkan ocehannya lagi.

Seminggu kemudian
Soo Mi POV,
Aku berada dibalkon atas, Aku melihat sekeliling ku, aku menyerah, aku tak mau lagi datang ke korea , kalau taunya akan jadi begini. Aku tidak bisa pergi kemana-kemana. Aku memutuskan untuk pulang, aku tidak enak melihat key, aku lelah melihat tatapan menyebalkannya itu. Taemin, maafkan aku, padahal aku masih ingin berlama-lama dan pastinya berdua denganmu. Hari ini kudengar kalau kau diajak kencan dengan Sulli, aku sudah putus asa. Mungkin lebih baik aku pergi saja, mana mungkin terus membebani mereka disini. Aku ingin sekali keliling korea, tapi apa boleh buat semua member tak mengijinkanku keluar dari dorm. Besok aku akan pulang, aku sudah memutuskan untuk pulang besok. Aku berlari masuk kedorm, aku melihat semua member sedang asyik, Taemin sedang browser di Internet, Jjong sedang asik mendengarkan i-pod sambil sms-an, Key sedang memasak makan malam, Minho sedang menonton acara sepakbola, sedangkan onew asik dengan ayam goreng yang dipesannya barusan (dimakan maksudnya).
“Soo Mi, bisakah kau membantuku memasak?” Tanya key tiba-tiba dengan suara yang sedikit sinis juga sih.
“ne.” jawabku singkat lalu membantunya. “apa yang harus kulakukan?” tanyaku lagi.
“kupas bawang yang kutaruh di keranjang itu, aku mau semuanya kau kupas, jadi aku tinggal mengambilnya saja tanpa harus mengupasnya.” Perintahnya.
Aku melihat tumpukan bawang merah dan bawang putih, sempat shock ketika melihat itu, tapi demi memperbaiki hubungan dengan key (yang jahat jadi baik hahahha), tak apalah.
“kenapa kau bengong saja? Kau tidak mau, ya sudah tinggalkan saja.” Kata key dengan nada bengis.
“ha, anio, aku akan melakukannya.” Kataku lalu mengambil pisau dan duduk didekat keranjang bawang itu.
“baguslah.” Kata key lalu kembali memasak.
“hmm, key, aku akan pulang besok, aku harap kepulanganku membuatmu senang.” Kataku singkat tapi malah membuatnya kaget.
“MWO?” key kaget dan langsung pura-pura bersikap seperti biasa lagi.
“nee, aku akan pulang ke Indonesia, aku juga akan berpamitan dengan yang lain, aku berangkat jam 8 pagi. Terimakasih atas tumpangan kalian.” Kataku yang menangis karena bawang merah yang kukupas.
“hyung, kau apakan lagi dia sampai menangis seperti ini?” Tanya taemin.
“dia hanya memberitahuku kalau dia akan pulang ke negaranya besok. Dia menangis?? Jinjjayo??” kata key langsung berjalan kearahku lalu melihat mataku yang sembab.
“aku tidak menangisi kepergianku, melainkan bawang ini yang membuatku menangis.” Kataku terisak-isak.
“ikut denganku!” kata Taemin lalu menarikku.

Key POV ;

“sialan taemin itu, aku kan ingin berduaan dengannya, seperti aku telah salah memperlakukannya selama ini, dia bukan Nichole, dia tidak sama dengan nichole, kenapa aku lama baru menyadarinya?” kataku sambil memukul sendiri kepalaku. “Bau apa ini? TIDAK TAHU KU”. Aku menghanguskan Tahu pesanan Onew, aduh babo babo babo *lagu sorry sorry*.
“waeyo hyung?” Tanya minho yang kaget lalu kebelakang dan tiba-tiba GGGOOOLLL. “INI GARA-GARA KAU KEY, AKU JADI TIDAK MELIHAT GOLNYA.” Tiba-tiba Minho marah dan aku hanya terbengong melihatnya.
“Ya Key, apa yang kau lakukan pada tahuku??” kata Onew meratapi nasib tahu nya yang gosong.
“aku lupa.” Jawabku dengan wajah bersalah.
“hiks hiks hiks, padahal aku ingin sekali memakannya.” Kata onew lagi, lalu lari dengan wajah menangis *larinya kedalam kamar lagi, kayak cewek-cewek disinetron kalau nangis hehehe*.
“huh, baru saja aku ingin mengatakan mungkin aku menyukainya, tapi kesialan langsung menimpaku, ini tidak baik, mungkin aku tidak usah bersamanya, nanti aku sial terus. *bener key mending ma aku, author dijemur diperapian* kataku lalu kembali memasak, tapi ada yang mengganjak, aish babo, aku harus mengatakannya.

@Balkon
Taemin POV
Tangan yang sangat hangat dan halus, aku tidak ingin melepaskannya.
“ada apa?” Tanya soo mi dengan wajah polos.
“aku , aku , menyukaimu. Jadilah yeojachinguku. Jangan pergi dariku, kau tinggal disini saja.” Pinta ku pada Soo mi.
“mianhaeyo, aku tidak bisa, aku tidak mau menyusahkan key lagi.” Kata Soo Mi menunduk dihadapanku.
“tidak ada hubungannya dengan key.” Taemin bersikeras.
“aku takut, aku tidak mau dipukuli lagi. Aku lebih memilih menjadi pacar orang biasa asalkan aku tidak dipukuli lagi.” Kata Soo mi, dia menangis, dia ketakutan, aku harus bagaimana?.
“aku melindungimu, tenang saja. Kita rahasiakan ini, biarkan hyung-hyungku saja yang tau. Aku sangat mencintaimu, mungkin aku sudah jatuh cinta padamu saat pertama kali melihatmu.” Kataku dan langsung memeluknya.
“aku juga, oppa, tapi aku harus berangkat besok, apa mungkin?” Tanya Soo mi.
“key hyung mengakuimu sebagai adik perempuannya, dan dia juga memberitahu orangtuanya agar mengiyakan media. Kemungkinan kau tinggal disini sangat besar. Mereka tidak akan memukulimu lagi. Mau kah kau menjadi yeojachinguku?” Tanyaku lagi.
“benarkah oppa? Nee oppa, aku mau.” Kata Soo Mi mengiyakan.
“kita resmi?” Tanya ku lagi.
“hmm.” Soo mi mengangguk.
“aku akan mengurus segalanya, kepindahanmu, kita juga akan satu sekolah, visa mu juga akan segera di urus.” Aku sangat senang, bahkan tanpa sadar aku langsung mencium lembut bibirnya.
“kalian jadian?” seseorang mengejutkanku.
“Key hyung?” aku kaget.
“ternyata aku terlambat lagi. Hufh. SEMUA, TAEMIN BERPACARAN SEKARANG, ONEW HUKUM DIA.” Teriak key yang sukses membuat para member berlari kebalkon.
“Mwo? Jadian??” serentak 3 member yang lain menanyakan pada taemin.
“nee.” Jawab ku serentak dengan Soo Mi malu-malu. (jiah taemin malu-malu kucing).
“ayo kita rayakan, berarti mulai hari ini ada yang membantu ku memasak.” Kata Key bahagia.
“ada yang menemaniku nonton bola dan bermain bola.” Kata Minho juga girang.
“aku bisa menanyakan  masalah wanita dan apa yang di sukai wanita, sehingga se kyung semakin menyukaiku.” Kata Jjong dan langsung mendapat jitakan hebar dari Taemin.
“Sepertinya dia akan mengajariku banyak hal tentang wanita, jadi aku bisa mendapatkan wanita idaman ku.” Kata onew dengan gaya sangtae dan cukup membuat semua member diam sejenak.
“aku akan menjaganya hyung, jadi bantu aku juga ya mengurus kepindahannya beserta visany.” Taemin cengengesan.
“TIDAK MAU.” Serentak semua member lalu berlari berhamburan karena mereka pikir itu sudah seharusnya tugas taemin, karena Taemin adalah pacarnya.
“Chagiya, saranghaeyo.” Kata ku lalu menciumnya lagi (taemin adegan ciuman nih anak dibawa umur boq)
“nado sarangeyo oppa.” Soo mi memeluk taemin.

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar