Kepala suku bahwa FF new lagi ajiah lebay…. Castnya hmm… suka-suka deh siapa aja boleh masuk hahahha dan hadiah untuk admin Rci tercinta hehehe….#buruan napa
Main Cast ::
Kepala suku (choi soo neul) a.k.a. Author (cast maksud loe, kepala suku?)
Kim Hyun Joong a.k.a.Hyun Joong
Goo Yei Ran a.k.a. Yei Ran
Kim KiBum SHINee a.k.a. Key
Members SHINee a.k.a. Members SHINee
Kim Heechul Super Junior a.k.a. Heechul
Jae Joong TVXQ a.k.a. Jae Joong
Dan kawan-kawan kpop lainnya yang ingin jadi figuran lepas hehehe.
Tittle :: The Mistery City
Genre :: Romance, Ghost, ANEH. *genrenya apa aja deh*
~MULAI~
BREAKING NEWS :: Hyun Joong penyanyi terkenal dari Boy Band ss501 sedang menghabiskan liburannya bersama dengan Key SHINee, Heechul Super Junior. Tetapi, issue tersebut ternyata salah. Mereka bertiga bukan menghabiskan liburan, melainkan sedang syuting Drama terbaru mereka bersama actor terkenal Jae Joong TVXQ. Kabarnya Drama ini akan tayang bulan depan, dan pastinya selama syuting berlangsung mereka tidak akan kembali ke Seoul, dan akan tinggal di sebuah kota kecil tempat syuting di laksanakan. Tempat syuting pun sangat dirahasiakan, karena sutradara ingin semuanya berjalan lancar tanpa gangguan fans. Selain itu juga Drama ini juga didukung oleh artist pendatang baru Goo Yei Ran yang sebelumnya telah bermain Drama dengan Jonghyun SHINee. Member SHINee yang mengisi soundtrack pun terpaksa harus ikut dengan para pemain, dikarenakan rekaman MV akan diambil di kota tersebut. Sekian Breaking News kali ini, dan jangan lupa saksikan Breaking News pukul 14 siang nanti, terimakasih. (duh kepala suku, breaking news atau siaran langsung? Lama amet).
Perjalanan menuju kota kecil
Author POV
2 Bus, 5 mobil pribadi, 3 mobil khusus pemain sedang melaju kencang ke arah Barat. Bus Pertama berisi barang-barang para kru. Bus kedua diisi dengan para kru, 3 mobil untuk para figuran, 1 mobil ditumpangi sutradara dan co-sutradara, 1 mobil berisi bahan makanan, 3 mobil khusus pemain pertama berisi Heechul Suju dan JaeJoong TVXQ, mobil Kedua Member SHINee, yang ketiga Key, Yei Ran dan Hyun Joong. Jarak sampai ke tujuan masih butuh waktu 5 jam, sedangkan mereka sudah menghabiskan 3 jam perjalanan. Memang sangat jauh untuk sampai ke tempat syuting kali ini, sutradara Baek Eun Soo lah yang menemukan lokasi tersebut dan langsung tertarik. Entah mengapa mobil yang ditumpangi Heechul dan Jaejoong mengalami mogok, setelah sejam diperbaiki mobil masih tidak bisa di stater dan terpaksa Heechul dan Jaejoong menumpang mobil Key, Yei Ran dan Hyun Joong.
Perjalanan sangat terasa lama, Yei Ran sudah tertidur pulas bersama Heechul dan Hyun Joong. Sedangkan JaeJoong masih terjaga bersama Key. Tidak lama mereka memasuki daerah yang sangat indah, hijau, pepohonan rindang, bunga dan memasuki komplek perumahan kerajaan yang memang terlihat bukan seperti kerajaan tapi kota kerajaan kecil yang sangat bersih. Semua kendaraan pun berhenti. Waktu sudah menunjukkan pukul 08 : 00 malam. Semua sudah turun, para pemain pun bersiap turun karena tinggal mereka dan sutradaralah yang terakhir sampai. Para kru dan figuran telah menempati 4 kamar. Sutradara dan asistennya 1 kamar. 1 kamar untuk member shinee. Tinggallah para pemain yang harus menempati 1 kamar tersisa. Berbeda dengan Yei Ran, dia seorang wanita. Apa dia harus sekamar dengan para namja itu. Sutradara pun berunding dengan para pemain sebentar dan akhirnya Yei Ran pun harus menyetujui kalau dia harus sekamar dengan para namja itu.
Yeiran POV
“Aish, kenapa bisa begini? Sekamar dengan mereka? Sekamar dengan Idolaku hyun oppa? Itu sih aku mau, tapi dengan si aneh heechul dan si cerewet key aish nyawaku pasti tersisa 5%.” Omelku dalam hati sambil komat-kamit.
“Yei Ran, demi keamanan mu, kau tidur dekat Key dan Heechul?” pinta sutradara.
“MWO? WAE?” teriakku kaget.
“itu lebih baik daripada kau tidur disamping lelaki normal seperti hyun dan jae hahhaha kabur.” Jawab sang sutradara dan langsung kabur entah kemana.
“kau didekat jendela saja, jadi tidak ada yang akan mengganggumu.” Komentar heechul melihat ekspresi sebalku.
“Nee, arraso.” Jawabku datar.
Mid night ::
Author POV
Semua sudah tertidur, tapi Yei Ran masih saja gelisah. Karena tidak bisa tidur dengan leluasa dan tidak bisa menghadap ke jendela. Yei Ran sangat takut tidur menghadap jendela maka dari itu dia gelisah. Sesekali Yei Ran duduk dan memandangi yang lain, semua telah tertidur lelap dan membuatnya baring kembali. Karena reflek Yei Ran langsung membalikkan diri ke jendela, dan sesosok bayangan pun tersirat didepan wajahnya.
Yei Ran POV …
“Semuanya sudah tertidur lelap, sedangkan aku… aish mengapa ku iyakan kalau aku harus tidur dekat jendela. Sekarang ini lah akibatnya.” Bisikku sebal dan langsung berbaring menghadap jendela secara reflek. “heh”. Betapa kagetnya aku melihat bayangan putih sedang berjalan dan menoleh kearahku dan membuatku berbalik dengan cepat dan memeluk heechul yang ada disampingku. Aku gemetaran, aku memeluk heechul sekencang-kencangnya, sampai ia terbangun.
“Ya, apa yang sedang kau lakukan?” suara heechul serak tapi tidak membuatku untuk melepaskan pelukanku, dengan sedikit membuka mata, dia melihatku dengan tatapan cemberut. “mengapa kau begitu pucat? Seperti melihat hantu saja.” Katanya lagi dan membuatnya langsung membuka mata. “apa aku baru saja mengatakan hantu?” Tanya nya kembali.
“Heechul-ah aku melihat bayangan putih lewat samping jendela.” Jelasku dan sontak langsung membuatnya memelukku malah sangat erat dan membuatku tidak bisa bernafas (petals ngamuk nih).
“apa disini angker aish kenapa sutradara tidak memberitahu kita.” Heechul dengan suara gemetar.
“ini kan tempat kuno, mana mungkin tidak ada penunggunya. Sssttt….” Kataku langsung terhenti dan meminta heechul agar tidak membunyikan giginya yang gemetaran.
“apa yang kalian lakukan?” terdengar suara seorang pria yang tidak lain adalah Jaejoong.
“ah ani.” Aku dan Heechul serentak menjawab dan langsung melepas pelukan kami.
“cepat tidur, jangan macam-macam.” Perintah Jaejoong yang terdengar dewasa.
Heechul POV
“Aish, perasaanku jadi tidak enak. Aku terus-menerus merinding. Ah bagaimana bisa, yeoja ini, dia pasti juga belum tidur. Lihat saja dari tadi gelisah terus. Huh umma, aku ingin pulang. Disebelahku Hyun joong-ssi, sebelah lagi Yeoja baboya ini. Eits dia duduk, Yei Ran, ngapain dia duduk tiba-tiba. Heist dia bangun, mau pergi kemana dia?” Tanyaku dalam hati.
“ini berbahaya, aku harus mengikutinya.” Perintahku pada diriku sendiri lalu bangun dan pergi mengikutinya.
“Ya, kau ingin pergi kemana?” suara Key yang membuat langkahku terhenti.
“ah ani, aku hanya ….” Betapa terkejutnya aku melihat Yei Ran sedang tidur pulas disamping key. “ah ani.” Aku pun langsung kembali dan berbaring. Suasana remang-remang, Yei Ran menghadap kearahku. Aku pun memandangnya, dan dia terbangun. “AARRGGHHH” aku berteriak sekencang-kencangnya, karena mata Yei Ran berubah menjadi hitam pekat, tanpa ada warna putih sedikitpun.
“Heechul-ssi, heechul-ssi… bangun, bangun.” Terdengar suara yang tidak asing yaitu key.
“aku ingin pulang”. Kataku sambil meremas tangan Key.
“waeyo? Kau mimpi buruk hyung? Ini sudah pagi, hanya kau yang belum bangun. Itu yang dikatakan tidak baik tidur sampai siang, karena bisa bermimpi hantu. Hahahahha…..” tawa key terbahak-bahak, dan membuatku berpikir lagi. Mungkin benar itu hanya mimppi.
“mungkin.” Jawabku lagi dan membiarkan Key pergi.
Aku pun mandi, rencana sutradara hari ini adalah kami akan berlatih 3 kali lalu memulai syuting. Kata Eun Soo ahjussi, tidak perlu terburu-buru karena dia ingin film ini tidak ada kesan tergesa-gesa sehingga menyebabkan karakter yang diperankan sang artist tidak ada feel.
Author POV
Semua sudah berkumpul di tempat latihan dan sekaligus akan menjadi tempat pembukaan syuting pertama. Member SHINee yang mengisi soundtrack pun sedang berlatih ditempat tersebut, untuk video klip. Sebelum memulai syuting serta latihan, mereka berdoa agar syuting hari ini berjalan lancar. Adegan pertama di mulai dari Yei Ran. Yei Ran diminta untuk menaiki sepeda hingga menabrak Hyun Joong yang sedang berjalan santai. Kelihatannya memang mudah, tetapi ketika adegan latihan pertama dimulai intruksi pun berjalan insiden pun terjadi.
BBRRUUKK… Benturan keras dari lampu kamera yang terjatuh mengenai badan Yei Ran. Semua berlarian kearah Yei Ran. Yei Ran hanya tak sadarkan diri, tapi membuat syuting pertama tersebut tidak berjalan selama 3 hari. Sutradara tidak ingin kembali ke seoul karena alasan jauh dan Yei Ran hanya perlu istirahat. Berbeda dengan para kru lainnya, para kru merasa ada yang tidak beres dengan tempat syuting mereka pun kabur saat malam hari sehingga hanya meninggalkan asisten sutradara, sutradara, member shinee, Yei Ran, Key, Heechul, Hyun Joong dan Jae Joong.
Pada hari ke-4 mereka memutuskan untuk kembali ke seoul dan mencari lokasi baru untuk syuting. Semua barang telah dikumpulkan dan telah di masukkan ke mobil. Kondisi Yei Ran sudah mendingan, mereka pun telah memasuki mobil dan pulang hingga sampai di Seoul. Semua kru ternyata sedang berkumpul diruang rapat ketika mereka sampai di seoul. Semua terlihat biasa-biasa saja, melakukan aktivitas. Jae Joong pun menyalakan televisi dan mencari siaran yang bagus ditonton bersama. Tetapi, betapa terkejutnya Jae Joong ketika yang melihat suatu berita yang menceritakan tentang produksi film mereka.
BREAKING NEWS ::
Kami baru saja mendapat berita dari kota kecil dimana tempat diadakannya syuting oleh Sutradara Baek Eun Soo. Film baru yang seharusnya beredar bulan depan ini ternyata tidak akan ditayangkan, berita duka ini dikarenakan pelaporan dari sang supir yang melapor pada pukul 06 : 00 dini hari tadi bahwa seluruh kru, sutradara maupun asisten, beserta pemain dikabarkan telah meninggal dunia sekitar 2 hari yang lalu. Pemeriksaan TKP yang telah dilakukan hingga siang hari tadi belum dapat memastikan apa yang menyebabkan seluruhnya meninggal. Ketika ditanyai pada supir tersebut, sang supir hanya menceritakan bahwa dia tidak ikut sampai tujuan karena mobil yang mogok dan di sarankan harus kembali ke seoul. Namun, ketika sampai di seoul dan dibawa ke bengkel tidak ada masalah apa-apa dengan mobil tersebut. Karena lelah saya memutuskan untuk lusa saja pergi ke kota tersebut. Ketika saya sampai di kota tersebut, saya melihat semuanya telah luluh lantah, darah dimana-mana. Saya tidak memeriksa lebih lanjut karena takut saya pun segera memacu mobil kembali dan menghubungi polisi. Tapi, saya sempat melihat seorang nenek yang menyuruh saya berhenti dan mengatakan jangan pernah bermalam disini. Saya tidak tahu maksudnya, tetapi jika ingin tahu lebihnya, mungkin nenek tersebut mengetahui karena dia tinggal tidak jauh dari kota kecil itu.
Berdasarkan informasi tersebut, kini polisi masih mencari nenek tersebut untuk dijadikan saksi. Untuk lebih lanjut kita tunggu saja kabar selanjutnya. Sekian dan terimakasih.
Twitter, Me2day, Facebook ::
PETALS :: Apa yang sebenarnya terjadi saat syuting itu sedang berlangsung?
Cassie :: Harusnya oppa tidak pergi mengikuti syuting tersebut, kami para cassie sangat merasa kehilangan
Lockets :: Oppa, kami tidak sanggup kehilanganmu, semoga kau tenang di sana. Amin.
Sugar (Yei Ran fans) :: noona, kami rindu dengan candamu, kelucuanmu, senyummu… semoga yang membunuhmu cepat tertangkap.
Jae Joong POV ::
“kita sudah meninggal, ini tidak mungkin. Bahkan Twitter, me2day, facebook pun sangat banjir air mata karena kabar kita meninggal. Bagaimana kita bisa meninggal? Aku tidak mengingat apa-apa. Kita melakukan hari-hari kita dengan biasa, kita menjaga Yei Ran, tapi mengapa tiba-tiba kita dinyatakan meninggal?” Tanya Heechul yang masih tidak percaya.
“nenek… nenek itu… ya dia tahu segalanya… dia pasti bisa mengingatkan kita tentang kejadian tersebut.” Hyun joong-ssi angkat bicara.
“aku disini.” Seorang wanita tua berjalan kearah kerumunan kru dan para pemain.
“kau? Nenek yang diceritakan itu?” Tanyaku sambil mendekati nenek tersebut.
“iya, jadi begini cerita kematian kalian.” Sang nenek mulai bercerita. “apa kalian masih ingat saat mobil kalian mogok itu?” Tanya nenek.
“ia, kami ingat.” Jawab kami serentak.
“mobil itu menabrak seorang Ratu yang sedang jalan-jalan malam bersama sang Raja. Sang Raja yang tidak menerima sang Ratu meninggal, akhirnya menuntut balas. Dengan cara membunuh kalian dengan menghapus ingatan kalian, bagaimana dia membunuh kalian. Saya adalah pembantu raja, saya sengaja untuk menyuruh supir kalian untuk tidak bermalam, karena saya takut sang raja akan kembali marah dan malah membunuh semua orang yang menyukai kalian (artist). Sang raja akan melakukan apa saja agar bisa menghidupkan kembali sang Ratu, salah satunya dengan membunuh kalian yang telah menginap. Sang Ratu kini telah hidup kembali, Sang Raja sangat senang, tapi di satu sisi dia juga merasa bersalah, karena telah membunuh kalian. Untuk itu mereka datang untuk menemui kalian.” Cerita sang nenek berakhir dengan munculnya sang Raja dan Ratu ke hadapan mereka.
“kami bisa membuat kalian hidup kembali dengan cara memutar waktu. Tapi, resikonya tinggi, dibutuhkan setengah dari umur 3 orang disini untuk membuat waktu tersebut berputar kembali. Jadi, ada yang mau?” Tanya sang Raja dan sukses membuat mereka berpikir keras.
“aku bersedia.” Terdengar suara yeoja yang ternyata adalah Yei Ran. “mungkin nyawaku tidak terlalu berharga, karena memang sepantasnya aku menerima kematian lebih cepat. Aku sudah ingin bertemu dengan orang tua ku. Aku merindukan mereka, kalau perlu biarkan nyawaku saja yang dipakai.” Jelas Yei Ran yang membuatku tersontak kaget. Yeoja yang ku kenal selama 5 tahun dan sempat menarik hatiku sedang mengorbankan dirinya.
Hyun Joong POV
“yeoja yang selalu ceria dan lucu sedang mengorbankan nyawanya, aku tidak bisa diam, aku menyukainya, aku tidak mau kehilangannya.” Kataku dalam hati.
“satu lagi?” kata sang raja.
“biar aku saja.” Serentak heechul dan jae joong bersedia.
“jadi nona, anda tidak perlu mengorbankan seluruhnya. Masih ada mereka yang mau.” Kata Raja sambil tersenyum.
“chakkaman.” Ratu berbicara dan mulai berpikir. “bukannya zona waktu itu bisa menjebak. Jika tidak ada nyawa lebih sebagai gantinya maka 3 orang ini akan mati, tapi yang lain akan hidup kembali. Untuk mencega hal itu, kita harus mempersiapkan 3 orang lagi untuk menyelamatkan mereka.” Jelas Sang Ratu dan membuat sang Raja mengelah nafas panjang.
“ini dia masalahnya, kita butuh 3 orang lagi.” Kata Sang Raja agak sedikit sedih.
“Aku bersedia.” Key dan hyun joong serentak.
“1 lagi.” Kata sang Raja.
“begini saja, bukannya Yei Ran mau mengorbankannya nyawanya, jadi 2 orang pertama akan masuk dan salah satunya itu Yei Ran, jadi jika terjebak, 3 orang kedua datang, sehingga pas 5 orang.” Sutradara dengan agak gugup memberikan intruksi.
“tidak bisa. Teganya kau ucapkan itu?” Kataku pada Sutradara.
“aku tidak punya cara lain.” Sutradara masih terlihat tidak mau ikut.
“pengecut.” Heechul bersuara dan sebuah pukulan mendarat ke wajahnya. Sutradara menghantamnya.
“jaga mulutmu. Sebenarnya kalian sudah cukup, mengapa butuh seorang lagi?” Tanya sutradara.
“sudah….. aku memang menyerahkan nyawaku. Aku rela, aku terima, jadi kalian tidak usah berkelahi.” Teriak Yei Ran yang sukses membuat semua terperangah.
“bagaimana kalian para kru?” tanyaku dengan menatap mereka tajam.
“jangan libatkan mereka, mereka masih punya kelurga.” Kata Yei Ran lagi.
Author POV
Semua masih terdiam ditempat, tidak ada yang bersuara. Sampai Hyun Joong, Jae joong, Key, heechul menarik Yei Ran dan mengajaknya bicara di luar dari tempat rapat.
“jangan lakukan itu, Yei Ran-ah.” Heechul memegang tangan yei Ran lalu mulai menangis.
“hanya ini yang bisa ku lakukan.” Kata Yei Ran dengan tatapan kosong.
“kau masih punya kami!” serentak ke-4 namja itu dan membuat semua melongo.
“terimakasih, tapi aku sudah memutuskannya.” Kata Yei Ran lagi.
“ayo pergi, kita sudah tidak punya banyak waktu lagi.” Kata sang sutradara dan membuat Jae Joong marah besar dan menghantamnya dengan sangat kuat.
“ya, apa salahku? Bukannya kalian juga ingin hidup?” sutradara dengan nada tak berdosa, mengatakan hal tersebut dan menambah sebuah hantaman dari Heechul ke wajahnya dan dilanjutkan oleh key dan hyun joong.
“ya, sudah jangan berkelahi lagi. Ayo pergi sekarang.” Kata Yei Ran yang emosi melihat situasi didepannya.
“kalian dengar. Ayo pergi sekarang.” Kata Sutradara dengan senyum kemenangan.
At the Mistery city
Author POV
Hyun Joong, Heechul, Key, Jae Joong dan Yei Ran sudah sampai di Kota tersebut. Sang Raja dan Ratu langsung menunjukkan tempat dimana zona waktu tersebut. 2 orang pertama yang diperintahkan telah masuk, Yei Ran dan Jae joong masuk untuk pertama kalinya ke zona waktu tersebut.
Yei ran POV
Suasana gelap, aku tidak tahu apa yang ada didepanku. Aku hanya mendengar suara nafas Jae Joong. Jae Joong, aku bersamanya. Entah apa yang kurasakan tentang dirinya. Tapi, aku percaya aku aman jika berada didekatnya untuk waktu ini.
“gwenchana?” Tanya Jae kepada ku.
“ah ne, Gwenchana.” Jawabku setengah berbisik.
“penyerah nyawa telah tiba.” Teriak seseorang dengan nada yang sangat berat, tiba-tiba api pun mulai mengelilingi ruangan tersebut.
“mengapa kalian Cuma 2 orang? Siapa diantara kalian yang mengantarkan nyawa seutuhnya?” Tanya seorang yang berpakaian layaknya seorang Raja.
“saya.” Jawabku lantang.
“yeoja? Huh, yeoja cantik seperti mu, apa tidak mau melihat masa depan lagi? Oh ya perkenalkan saya Raja Waktu. Kalian merupakan tumbal dari Raja yang tinggal di Kota Kecil tempat kalian syuting, demi menghidupkan sang Ratu kembali.” Jelas Raja Waktu.
“sudah jangan banyak bicara, cabut saja nyawa kami, kalau perlu kami berdua tidak usah hidup lagi. Biarkan saja mereka yang hidup.” Kata Jae yang membuatku terkejut.
“maksudmu?” tanyaku kepadanya.
“begini baru adil.” Katanya lagi.
“anak muda, sejujurnya kalian sebenarnya telah terikat oleh benang merah yang merupakan tali perjodohan kalian. Begini saja, jika kalian kalah dalam melakukan tantangan yang saya berikan maka kalian akan mati bersama. Jika kalian bisa melewatinya, maka kalian akan hidup, tanpa harus membayar setengah nyawa dan yang lainnya juga akan hidup. Dengan satu syarat, keluar dari zona waktu ini, kalian harus segera menikah jika tidak, seminggu telah ini kalian akan di jemput satu-persatu oleh dewa maut.” Jelas sang Raja yang membuatku berpikir keras, karena harus memilih menikah Jae, yang merupakan idola ku sendiri.
“Baiklah. Saya terima tantangan ini.” Jawab Jae tanpa bertanya dulu kepadaku.
“Apa tidak ada cara lain?” tanyaku pada sang Raja.
“Cara lain ya cara pertama, tapi aku tidak bisa membunuh kalian karena kalian merupakan pasangan berjodoh yang telah terikat benang merah.” Jelas sang Raja.
“maksudmu dengan jodoh?” Tanya Jae.
“kalian berdua jodoh, menurut perkiraan waktu dewa cinta, kalian akan menikah 3 tahun lagi. Tapi karena zona waktu ini, kalian di haruskan menikah 3 hari lagi.” Jawab Raja Waktu. “selain itu juga, perubahan hidup akan dialami, kalian akan melewati 3 tahun maka dari itu setelah keluar dari sini kalian telah menjadi sepasang kekasih dan tidak bisa dipisahkan.” Lanjut sang Raja.
“Bagaimana, apa kau setuju?” Tanya Jae.
“mungkin ini salah satu jalan yang disiapkan Tuhan untuk kita dan yang lainnya.” Jawabku. “Aku setuju.” Jawabku pada Jae.
“Kami setuju.” Jawab Jae kepada Raja Waktu.
“Pergilah ke ujung tembok yang ada disebelah kiri kalian. Suhu di tempat itu adalah -10 derajat, jika kalian bisa melewatinya dalam waktu 30 menit maka kalian akan selamat dan maju pada waktu 3 tahun kedepan yaitu 2016.
Jae POV
Aku tidak tahu apa yang kurasakan, tapi aku sangat bahagia bila bisa berjodoh dengannya. Aku harap dia mau menerimaku menjadi suaminya. Walau aku tahu dia hanya menganggapku hanya sebagai Idola semata.
Hufh, baiklah ini waktunya, kami harus berjalan ke tempat tantangan. Ketika kami masuk semuanya putih, dingin, tiba-tiba terdengar suara.
“Berbaringlah di atas altar tersebut.” Perintah tersebut membuat kami langsung menuju altar yang disebut.
“Jae, apa kita harus berbaring disini berdua?” Tanya Yei Ran.
“Apa boleh buat, ini untuk yang lain juga.” Jawabku.
“Dingin, aku tidak yakin dapat bertahan selama 30 menit.” Kata Yei Ran lagi.
“Aku akan menghangatkanmu.” Jawabku sekenanya dan langsung mendapat sorot tajam dari Yei Ran.
“aku bisa menghangatkan badanku sendiri.” Katanya lalu berbaring di altar. “huah dingin.” Kata Yei ran dan langsung berdiri kembali.
“cepat baring, kalau tidak akan mati membeku disini.” Kataku yang membuatnya berakhir dengan wajah cemberut.
At out of Zona
Heechul POV
“AISH, kenapa mereka lama sekali?” Aku menggerutu dan berjalan sana-sini.
“tenang baru 15 menit mereka didalam kau tidak usah kawatir seperti itu.” Jawab Key sekenanya.
“aku mau menyusul.” Kata hYun Joong yang membuat aku tersontak dan mengiyakan Hyun.
“tunggu aku, aku juga mau ikut.” Pinta key.
“Jangan, mereka sedang melakukan sebuah tantangan, kalau kalian masuk, tantangan itu akan batal, dan membuat kalian bertiga terbunuh.” Perintah sang Raja.
“ah,tantangan, tapi aku mau masuk.” Kata Hyun dan ditahan langsung oleh Sutradara.
“kau jangan bertindak bodoh, semua orang disini ingin hidup jangan pikirkan dirimu sendiri.” Perintah sutradara Baek Eun Soo.
“kau yang memikirkan dirimu sendiri, andai saja kau mau mengorbankan setengah nyawamu, pasti tidak akan terjadi hal seperti ini.” Cercah key yang sudah sangat geram dengan kelakuan sutradara.
“aku masih mau hidup lama dengan keluargaku.” Katanya lagi dan membuat tanganku sudah tak sabar ingin memukulnya.
“sudah, kita akan menunggu sebentar lagi, kalau dalam waktu setengah jam lagi mereka tak kembali, berarti kita harus masuk.” Perintah hyun.
At Inside
Author POV
Yei Ran dan Jae baring dengan tatapan kosong, tiada kata yang keluar dari mulut mereka berdua. 15 menit telah berlalu, bibir Yei Ran sudah sangat biru, Jae yang terlihat kedinginan mulai gelisah mencari sesuatu yang bisa membuatnya sedikit hangat. Dingin mulai menusuk tulang keduanya.
“Jae, aaa aakk aakku kkee ddii nggii naann.” Kata Yei Ran dan sontak membuat Jae memeluknya memberi hangat pada Yeiran.
“berrr ttaahhhaannnllaahh, kkii ttta ppass ttii bii ssaa”. Jawab Jae.
“yaa, kkii tttaaa bbii bii sssaa…” Jawab Yei Ran terbatah-batah.
Detik demi detik bagaikan berjam-jam bagi mereka. Waktu pun masih tersisa 10 menit. Keram pun mulai menyerang, kaki Yei Ran.
“AArrhhggg…. Kaaakkkiikuu…” Teriak Yei Ran.
“bertaahhannlah….” Perintah Jae sambil memeluk Yei Ran dengan eratnya. Yei Ran mulai menangis sesegukan.
“Yei Ran berbicaralah, kita harus banyak berbicara agar tidak terlalu memikirkan waktu.” Ajak Jae agar mereka bisa melupakan waktu sejenak.
“baiklah.” Kata Yei Ran dengan nada lemah.
“siapa nama lengkapmu?” Tanya Jae.
“Nama lengkapku, Goo Yei Ran. Nama lengkapmu?” Yei Ran menanyai balik.
“Aku Kim Jae Joong. Apa pekerjaanmu?” Tanya Jae balik.
“aku seorang artis.” Begitu seterusnya hingga akhirnya waktu hanya tertinggal 1 menit.
“waktu tinggal 1 menit. Kita pasti bisa.” Kata Jae senang.
“iya.” Jawab Yei ran lemah.
“sebentar lagi, yei Ran aku mencintaimu, menikahlah denganku.” Tanya Jae yang sontak membuat yei Ran terdiam.
“jika kita memang ditakdirkan bersama, aku setuju.” Jawab Yei Ran dan disambut Jae dengan ciuman di kening Yei Ran.
“KALIAN BERHASIL. DUNIA AKAN BERPUTAR KEDEPAN, SELAMAT MENEMPUH DUNIA BARU.” Terdengar suara Raja Waktu.
3 TAHUN KEMUDIAN …..
At Church…
Jae POV
“chagiya, sebentar lagi kita akan segera menikah, huah senangnya.” Kataku dan memeluk Yei Ran yang tak lain adalah calon istriku.
“kalian senang, dan aku akan selalu patah hati.” Kata heechul cemberut.
“dia akan menjadi istriku sekarang hahah.” Tawa jae lagi.
“Yei Ran, kalau kau bosan padanya kau tinggal menelpon ku, aku akan menikahi mu langsung.” Jawab heechul lagi dan sontak membuat yei Ran tertawa terkekeh.
“aku pasti akan melakukannya.” Jawab Yei Ran dan membuat Jae speechless.
“anio, jagiya apa yang kau katakna, aku tidak akan meninggalkanmu.” Kata Jae merengek.
“waeyo? Kenapa kau tidak meninggalkanku.” Tanya Yei Ran.
“itu karena benang merah yang tlah diikat sejak kita lahir, hahhaah…” Jawab Jae.
“aish kalian ini… menikahlah cepat, kalau kau tidak cepat memperistrinya, aku akan menculiknya.” Ancam heechul dan langsung kabur karena akan dijitak oleh Jae.
“aku tidak menyangka kalian akan menikah.” Suara Key dan Hyun serentak sambil membawa hadiah pernikahan.
“annyeong…. Aku senang kalian datang.” Kata Yei Ran.
“Mana mungkin kami tidak datang, kami kan ingin melihat wajah bahagia sahabat kami Jae.” Jawab Key.
“jadi aku bukan sahabat kalian.” Yei Ran cemberut.
“eits, pengantin wanita tidak boleh cemberut donk, tapi kalau kau merubah pikiranmu untuk tidak menikahi si mesum jae, aku akan membawamu pergi sekarang.” Canda hyun.
“ya kalian, jangan menggodanya terus.” Jae mulai geram dengan kelakuan sahabatnya yang sepekan ini sangat senang menggoda calon istrinya itu.
“benarkah? Kalau begitu bawa aku kepelaminan sekarang, aku ingin segera menikahi Jae. Kalian selalu menggodaku, aku jadi tidak tahan hahahah…” canda yei Ran.
“oh jagiya….” Jae senang…
“ayo cepat, sudah mau dimulai.” Heechul datang tiba-tiba memanggil calon pengantin tersebut.
“aku memegang gaunnya.” Kata key.
“aku tangannya.” Kata heechul.
“aku tangannya juga.” Kata hyun lagi.
“aish kalian ini.” Jae geleng-geleng.
End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar